PDPI Kalbar Gelar Seminar dan Workshop Tata Laksana Asma dan PPOK Berbasis Evidensi

Pontianak – Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Kalimantan Barat sukses menyelenggarakan Seminar dan Workshop bertajuk “Optimizing Asthma and COPD Management: From Evidence-Based to Daily Practices” di Hotel Golden Tulip Pontianak, Sabtu (16/5/2026).

KEGIATAN IDI

Humas dan Media Sosial - dr. Herwandi

5/16/20262 min read

Pontianak – Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Kalimantan Barat sukses menyelenggarakan Seminar dan Workshop bertajuk “Optimizing Asthma and COPD Management: From Evidence-Based to Daily Practices” di Hotel Golden Tulip Pontianak, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan ilmiah ini dihadiri oleh para dokter, tenaga kesehatan, dan praktisi medis dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat sebagai upaya meningkatkan kompetensi serta pemahaman terkini terkait tata laksana Asma dan Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD/PPOK)

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Barat dr. Muhammad Wahyu Utomo, M.Ked, Sp.OG, Subsp.K.Fm, serta perwakilan Dinas Kesehatan Kalimantan Barat. Dalam sambutannya, Ketua IDI Kalbar menekankan pentingnya kolaborasi dan pembaruan ilmu pengetahuan kedokteran dalam menghadapi tantangan penyakit respirasi yang terus berkembang.

Rangkaian seminar menghadirkan sejumlah narasumber dokter spesialis paru dan multidisiplin yang membahas berbagai topik terkini, antara lain:

The Evolving Asthma Management: Biologic Therapy

LTRA in Asthma Treatment

GINA 2025: What’s New for Asthma Management?

GOLD 2026: What’s New for COPD Management?

Triple Therapy in Single Inhaler for Optimal COPD Control

Smoking Cessation

Vaccines for Respiratory Disease

Pulmonary Rehabilitation for Chronic Pulmonary Disease

Ketua PDPI Cabang Kalimantan Barat, dr. Ari Prabowo, Sp.P(K)-Onk, FISR, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat wawasan dan keterampilan klinis tenaga medis dalam memberikan pelayanan respirasi yang komprehensif, tepat guna, dan berpusat pada keselamatan pasien.

Selain sesi ilmiah, kegiatan juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan jejaring profesional antar tenaga kesehatan di Kalimantan Barat. Suasana acara berlangsung hangat dan interaktif dengan diskusi aktif antara peserta dan narasumber.

Melalui seminar dan workshop ini, PDPI Kalbar berharap para tenaga medis dapat mengimplementasikan perkembangan evidence-based medicine dalam praktik sehari-hari sehingga kualitas pelayanan kesehatan respirasi di Kalimantan Barat semakin optimal.