Pelantikan IDI Wilayah Kalimantan Barat Masa Bakti 2025–2028 Dirangkai Webinar Nasional dan Simposium Ilmiah
Pelantikan IDI Wilayah Kalimantan Barat masa bakti 2025–2028 yang digelar pada 4–8 Februari 2026 di Pontianak dirangkaikan dengan National Webinar dan simposium ilmiah sebagai upaya memperkuat organisasi profesi sekaligus meningkatkan kompetensi dokter. Kegiatan ini melibatkan 16 narasumber dan diikuti lebih dari 700 peserta dari seluruh Indonesia, membahas berbagai isu kesehatan terkini dan kolaborasi interprofesional.
Humas dan Medias Sosial - dr. Herwandi
4/8/20262 min read
Pontianak – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Barat resmi melaksanakan pelantikan kepengurusan masa bakti 2025–2028 yang dirangkai dengan rangkaian kegiatan ilmiah berupa National Webinar dan simposium, pada 4–8 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan organisasi profesi serta peningkatan kompetensi dokter di Kalimantan Barat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan National Webinar bertema “Interprofessional Collaboration in Healthcare System” yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 4–7 Februari 2026. Webinar ini menghadirkan 16 narasumber dokter spesialis dari berbagai bidang dan diikuti oleh lebih dari 700 peserta dari seluruh Indonesia. Materi yang disampaikan mencakup isu-isu terkini di bidang kesehatan, mulai dari deteksi dini tumor, hipertensi resisten, penyakit jantung bawaan, infeksi menular seksual pada remaja, hingga manajemen pasien psikiatri, sebagai bentuk penguatan kolaborasi interprofesional dalam sistem pelayanan kesehatan.
Acara puncak pelantikan dilaksanakan pada 8 Februari 2026 di Hotel Novotel Pontianak, yang juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus IDI cabang se-Kalimantan Barat serta organisasi seminat. Tujuh cabang yang dilantik meliputi Kota Pontianak, Kota Singkawang, Mempawah, Kayong Utara, Landak, Sekadau, dan Bengkayang. Selain itu, turut dilantik kepengurusan organisasi seminat Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia (PERDOKHI) dan Perhimpunan Dokter Transfusi Darah Indonesia (PDTDI).
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir jajaran Pengurus Besar (PB) IDI, antara lain Ketua PB IDI Dr. dr. Slamet Budiarto, S.H., M.H.Kes, Sekretaris Jenderal IDI dr. Telogo Wismo Agung Durmanto, Ketua Umum PERDOKHI Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, Sp.KFR., MARS, serta Ketua Bidang Organisasi PP PDTDI dr. David Hasudungan Sidabutar, M.Biomed.
Kegiatan pelantikan juga diisi dengan simposium ilmiah yang membahas berbagai topik strategis dan aktual, di antaranya isu kriminalisasi dokter dan dinamika regulasi disiplin kedokteran, pembaruan tatalaksana hepatocellular carcinoma dengan pendekatan multidisiplin, skrining fetal trimester kedua, hingga penerapan Non-Invasive Prenatal Testing (NIPT). Selain itu, diselenggarakan pula sesi live demo USG bertema deteksi dini kelainan janin melalui ultrasonografi dan panduan praktis fetal echocardiography.
Sambutan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat dr. Harisson, M.Kes menegaskan pentingnya percepatan pemenuhan kebutuhan dokter, khususnya dokter spesialis di Kalimantan Barat. Ia menekankan perlunya penguatan pendidikan dokter spesialis di daerah, peningkatan kerja sama dengan perguruan tinggi, serta dukungan beasiswa dan program ikatan dinas. Menurutnya, dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, kebutuhan dokter spesialis tidak akan terpenuhi tanpa langkah strategis dan kolaboratif.
Adapun nama-nama ketua yang dilantik pada kesempatan ini antara lain:
● Ketua IDI Wilayah Kalimantan Barat: dr. M. Wahyu Utomo, M.Ked(OG), Sp.OG, Subsp.K.Fm
● Ketua MKEK: dr. Rifka, M.M., M.H.Kes
● Ketua MPPK: dr. Willy Brodus Uwan, Sp.PD-KGEH, FINASIM, MARS
● Ketua PERDOKHI: dr. Asep Ahmad Saefullah, MAP, MH.Kes
● Ketua PDTDI: dr. Enny, Sp.PK., Subsp.B.D.K.T (K)


Ketua IDI Cabang:
● Kota Pontianak: dr. Bayu Zeva Wirasakti
● Kota Singkawang: dr. Muslim Kasim, Sp.THT-KL
● Sekadau: dr. Ryan Wirawan
● Landak: dr. Sihar Presly Laomara Siahaan
● Mempawah: dr. Prayuna Putra, Sp.OG
● Kayong Utara: dr. Efanrani Stiawan, Sp.A
● Bengkayang: dr. I Made Paulus Benny, Sp.B
Melalui rangkaian pelantikan, webinar nasional, dan simposium ilmiah ini, IDI Wilayah Kalimantan Barat diharapkan semakin memperkuat peran organisasi profesi dalam meningkatkan kompetensi dokter, mendorong kolaborasi lintas profesi, serta berkontribusi dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kalimantan Barat.




Informasi
Dapatkan berita terbaru dari dunia kesehatan
Bakti Untuk Negeri
© 2026 Humas dan Media Sosial
