Rakerwil IDI Kalimantan Barat 2026: Perkuat Kolaborasi dan Luncurkan Berbagai Pedoman Organisasi

Kegiatan ini juga diisi penandatanganan MoU dengan Untan, pemaparan program kerja 15 bidang, serta pemilihan Ketua PDUI yang menetapkan dr. Johan Molana, M.H. sebagai ketua terpilih. Rangkaian acara ditutup dengan halal bihalal yang penuh kehangatan.

Humas dan Media Sosial - dr. Herwandi

4/26/20262 min read

Pontianak, 26 April 2026 — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang berlangsung di Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah kebijakan organisasi serta memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya di bidang pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Rektor IV Untan, Prof. Dr. rer. nat. Ir. R. M. Rustamadji, M.T., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya respons aktif terhadap berbagai isu kesehatan. Ia juga menyampaikan bahwa kemajuan pelayanan kesehatan di Kalimantan Barat menunjukkan tren yang semakin baik dan perlu terus didukung melalui kolaborasi yang berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan semakin lengkap dengan peluncuran sejumlah pedoman organisasi, antara lain Pedoman Organisasi Tata Laksana, Pedoman IDI Unity Tennis Club, serta Pedoman Rumah Produksi IDI Wilayah Kalimantan Barat. Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya penguatan sistem organisasi dan pengembangan kegiatan berbasis komunitas.

Kegiatan Rakerwil ditutup dengan acara halal bihalal yang berlangsung hangat, mempererat silaturahmi antar anggota IDI di wilayah Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara IDI Wilayah Kalimantan Barat dan Universitas Tanjungpura, khususnya dalam bidang pendidikan. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan sumber daya manusia kesehatan serta meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran di daerah.

Rakerwil ini juga dihadiri oleh Dewan Pakar dan Dewan Pertimbangan IDI yang memberikan masukan strategis serta dukungan terhadap pelaksanaan program kerja organisasi selama masa bakti 2025–2028. Sebanyak 15 bidang memaparkan rencana program kerja secara bergiliran, dengan fokus pada peningkatan profesionalisme, pelayanan kesehatan, dan peran organisasi dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat.

Selain itu, dalam forum tersebut juga dilaksanakan pemilihan Ketua PDUI, yang menetapkan dr. Johan Molana, M.H. sebagai ketua terpilih.